Sambut Ramadan, Rahmad Mas'ud Resmikan Rabthah Alawiyah Balikpapan
POSKOTAKALTIMNEWS,
BALIKPAPAN : Menyambut bulan suci Ramadhan, sejumlah warga Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan khas
yakni Rabithah Alawiyah Ziarah Kubro
ke makam beberapa Habib sekaligus tokoh yang juga merupakan pendiri Masjid
Agung At Taqwa.
Dalam sebuah momen yang diresmikan
oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, kegiatan ini dianggap sebagai bagian
penting dari tradisi inslami yang menyuburkan semangat komunitas.
Sebelumnya, puluhan warga berkumpul
di depan Mall Balikpapan Trade Center (BTC) Jalan Jenderal Sudirman. Kemudian
secara bersama-sama dengan penuh semangat berjalan kaki sambil membentangkan
spanduk dan bershalawat menuju Masjid At Taqwa.
Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud,
mengatakan, ziarah kubro adalah simbol dari syiar Islam yang patut dihargai dan
dipelihara. Ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian di kota,
terutama di tengah-tengah perubahan yang sedang terjadi, seperti proses
pemindahan Ibu Kota Negara.
"Kita perlu menjaga kota ini
agar tetap aman dan nyaman, sehingga kita dapat menjalankan ibadah dengan hati
yang bersih dan tenang," ungkapnya.
"Saya juga mengucapkan
selamat menjalankan ibadah puasa kepada kaum muslimin di Balikpapan, dan
beserta keluarga, saya mengucapkan minal aidin wal faidzin, memohon maaf lahir
dan batin, kita harus saling memaafkan, dan mudah-mudahan kita selalu mengisi
bulan ramadan ini dengan nilai nilai ibadah dan memperbanyaknya,"
jelasnya.
Sementara, Habib Hadi Bin
Abdurahman Al-Haddad, Ketua Rabithah Alawiyah Balikpapan, juga memberikan
pengarahan kepada para jamaah yang hadir. Ia menyampaikan bahwa ziarah kubro
merupakan momen yang tepat untuk mengingat orang tua, ulama dan tokoh agama yang
telah berjasa bagi masyarakat terutama bagi syiar agama Islam.
"Semoga Balikpapan semakin beriman dan bertakwa, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT," tuturnya.
Kegiatan ziarah kubro ini diikuti
oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas), majelis, serta umat Islam di
Balikpapan hingga warga dari berbagai daerah seperti Grogot, Penajam,
Samarinda, dan Tenggarong," pungkasnya. (mid)